3 Alasan Bisnis Kredit Barang Tidak Cocok Untuk Kamu - Baca Bang

Senin, 11 Juli 2022

3 Alasan Bisnis Kredit Barang Tidak Cocok Untuk Kamu

3 Alasan Bisnis Kredit Barang Tidak Cocok Untuk Kamu


bisnis kredit
terima kasih banyak sudah mampir di blog ini :), 2022 masih nyari ide bisnis, kemudian klik dapet ide "bisnis / kredit barang ".

bisnis kredit barang terdapat potensi yang sangat luas dengan return keuntungan yang tinggi, modal 1jt bisa jadi 2jt dan seterusnya.

hanya bermodal kan uang dan waktu serta kesabaran saja bisa jadi sumber penghasilan yang rutin.

bisnis ini memang untung nya besar. tapi apakah benar cocok buat kamu, apalagi bisa di sebut bisnis ini ngga perlu skill yang terlalu advance.

ok berikut 3 alasan bisnis kredit barang tidak cocok untuk kamu coba.


Pertama [1]
Modal Yang Besar

langsung plok plok to the point, siap modal yang besar kalau benar serius, ibarat modal nya 1-2 juta saja maka kamu ambil barang yang harga rentang 50rb - 100rb yang ok untuk di kreditkan. 

modal usahakan uang dingin dari kantong pribadi dan jangan sampe kamu berhutang untuk memodali bisnis kredit ini ya, sebelum benar-benar faham serta sadar akan potensi dan resiko nya.

jenis barang nya bisa beragam : pakaian, kosmetik, perabot, elektronik, rumah / bangunan dan tanah bahkan produk sembako pun bisa di kreditkan.

jadi kalau kamu masih takut dan ragu untuk terjun ke dunia per kreditan saran kami adalah jangan pernah masuk sama sekali.

pengen untung gede = modal juga harus gede

siap siap hilang duit aja (di bahas di alasan ke tiga)

Kedua [2]
Lama

waktu angsuran nya bervariasi, tergantung harga barang nya sendiri, penglaman kami untuk barang rentang 2jt ke atas, tenor 10x cicilan (10 bulan). 

apabila harga barang nya murah, bisa lebih cepat, dan lebih bagus, cashflow terus mengalir.

jadi bila kamu tipe orang gak sabaran, bisnis kredit ngga cocok untuk kamu, karena bisa berdampak kurang sehat ke mental healty kamu.

kalau kita tipe orang yang bisa sabar, cocok deh. ya intinya kalo gak cocok jangan di coba ya.


Ketiga [3]
Cape Hati dan Emosional

di Point ke 3 ini adalah dampak dari resiko bisnis kredit, tapi sebetulnya memang setiap usaha udah pasti ada resiko nya.

dan terpenting adalah resiko itu bisa di kendalikan, resiko usaha gak bisa di hilangkan, malah ada pepatah bilang "resiko = keuntungan".

promblem yang muncul di bisnis kredit ini adalah :

  • Konsumen telat bayar.
  • Pembayaran macet.
  • Susah di tagih.
  • penarikan barang gak jadi karena barang udah di jual (hp).
  • konsumen maksa banget pengen pengajuan kredit nya di acc.
  • nagih gak enakan apalagi ke saudara sendiri.
  • jadi musuhan dengan temen atau orang yang kita kenal.
  • konsumen kabur.

hal di atas adalah problem bisnis kredit yang membuat kami capek hati, emosional tidak terkendali, amarah selalu di ubun ubun, gelisah, pusing dan selalu kepikiran.

udah pasti kalo urusan hutang gak ada temen nya, kami juga mengalami 3x memberi kredit an barang (hp) ke saudara, pembayaran nya gak ada yang bener 1 pun. 

bisnis ini sangat mudah mengubah kamu menjadi orang yang super toxic, mental healty kamu benar benar terombang ambing.

di fb / tiktok sudah banyak contoh : bank emok, nerima duit senang, pas di tagih wahhh, susah nya minta ampun. 

belum lagi kerugian secara uang dan waktu. di kontrak jelas 10 bulan (10x) cicilan. reality nya bahkan hingga 2 tahun jalan.

untuk anak muda bisnis ini tidak di sarankan ya :), jangan tergiur untung nya saja, dan kemudahan nya.

setiap usaha ada resiko nya.

semoga informasi ini bermanfaat buat kamu semuanya :).








Comments


EmoticonEmoticon