Alergi Karena Cat Rambut Bisa Membahayakan Nyawa !!!
Viral di TikTok
seorang user tiktok membagikan alergi hebat yang dia alami setelah menggunakan cat perwarna rambut dan bahaya cat pewarna rambut telah menjadi peringatan bagi banyak orang.
Video cuplikan tiktok di atas menunjukkan seorang yang
mengalami reaksi alergi parah setelah menggunakan cat rambut. Kulit kepalanya
menjadi merah, bengkak, dan melepuh. Dia juga mengalami sesak napas dan demam.
Video tersebut telah ditonton dua puluh satu juta kali dan telah memicu diskusi tentang bahaya cat pewarna rambut. Banyak orang yang mengatakan bahwa mereka tidak menyadari bahwa cat pewarna rambut dapat menyebabkan reaksi alergi yang serius.
User tiktok yang membagikan pengalaman serupa :
user Tiktok @ig.bangcun88
kejadian nya sama yaitu setelah mengunakan pewarna rambut langsung beberapa jam kemudian bereaksi dimana wajah menjadi membesar, melebar.user Tiktok @headkirbyy
user Tiktok @chriswillis98ttv
user Tiktok @lauraa_aura
Berikut adalah beberapa bahaya cat pewarna rambut yang perlu diketahui:
· Alergi
Alergi cat pewarna rambut adalah reaksi alergi yang disebabkan
oleh salah satu bahan kimia yang terkandung dalam cat rambut. Bahan kimia yang
paling sering menyebabkan alergi adalah paraphenylenediamine (PPD). PPD adalah
bahan kimia yang memberikan warna pada cat rambut.
Reaksi alergi cat pewarna rambut dapat bervariasi dari ringan
hingga parah. Gejala ringan dapat berupa gatal-gatal, kemerahan, dan bengkak
pada kulit kepala. Gejala parah dapat berupa sesak napas, kesulitan menelan,
dan syok anafilaksis.
· Iritasi kulit
Iritasi kulit adalah reaksi yang disebabkan oleh kontak dengan
zat yang mengiritasi. Iritasi kulit akibat cat pewarna rambut dapat berupa
gatal-gatal, kemerahan, dan bengkak pada kulit kepala. Iritasi kulit juga dapat
menyebabkan kulit kepala menjadi kering dan pecah-pecah.
· Rambut rusak
Cat pewarna rambut dapat merusak rambut. Kandungan bahan kimia
dalam cat pewarna rambut dapat membuat rambut menjadi kering, rapuh, dan mudah
patah.
· Gangguan pada mata
Cat pewarna rambut dapat mengiritasi mata. Jika cat pewarna
rambut mengenai mata, segera bilas mata dengan air bersih selama 15 menit.
· Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cat pewarna rambut dapat
meningkatkan risiko kanker, terutama kanker kulit dan kanker kandung kemih.
Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan hubungan
antara cat pewarna rambut dan kanker.
· Kerusakan saraf
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cat pewarna rambut dapat
menyebabkan kerusakan saraf. Kerusakan saraf akibat cat pewarna rambut dapat
menyebabkan gejala seperti mati rasa, kesemutan, dan kelemahan otot.
Untuk mengurangi risiko alergi dan bahaya cat pewarna rambut,
berikut adalah beberapa tips yang dapat diikuti:
· Lakukan tes alergi
Sebelum menggunakan cat pewarna rambut, lakukan tes alergi pada
kulit. Oleskan sedikit cat pewarna rambut pada kulit lengan bagian dalam. Tutup
dengan perban dan diamkan selama 24 jam. Jika tidak ada reaksi alergi, maka
Anda dapat menggunakan cat pewarna rambut tersebut.
· Baca label dengan cermat
Sebelum membeli cat pewarna rambut, baca label dengan cermat.
Pastikan cat pewarna rambut tersebut tidak mengandung bahan kimia yang dapat
menyebabkan alergi, seperti PPD.
· Gunakan cat pewarna rambut sesuai instruksi
Gunakan cat pewarna rambut sesuai instruksi yang tertera pada
kemasan. Jangan terlalu lama mengoleskan cat pewarna rambut pada rambut.
· Hindari kontak dengan mata
Hindari kontak dengan mata saat menggunakan cat pewarna rambut.
Jika cat pewarna rambut mengenai mata, segera bilas mata dengan air bersih
selama 15 menit.
· Gunakan masker dan sarung tangan
Gunakan masker dan sarung tangan saat menggunakan cat pewarna
rambut untuk melindungi kulit dan mata dari paparan bahan kimia dalam cat
pewarna rambut.
· Jarang-jarang menggunakan cat pewarna rambut
Untuk mengurangi risiko alergi dan bahaya cat pewarna rambut,
gunakan cat pewarna rambut sesekali saja.




